Turun di RW 03 Kelurahan Ardipura, Mukri Hamadi Tinjau Jalan Lingkungan dan Lokasi Longsor

Ketua Komisi A DPRD Kota Jayapura Mukri M. Hamadi, S, IP saat tinjau infrastruktur di RW 03 Kel Ardipura di damping Lurah dan Ketua RW, RT, Sabtu ( 12/12).

Jayapura, Teraspapua.com – Setiap akhir pekan, Mukri M. Hamadi, S, IP anggota DPRD Kota Jayapura dari fraksi PDI Perjuangan mengambil kesempatan untuk turun ditengah- tengah masyarakat.

Sosok yang juga sebagai Ketua Komisi A ini, mendatangi berbagai wilayah di Kota Jayapura untuk melihat langsung kondisi ifrastrukur yang di bangun Pemerintah Kota melalui dinas PUPR.

Terpantau, Sabtu (11/12), pria yang akrab disapa MH ini meninjau lokasi tanah longsor dan kondisi jalan lingkungan di RT01/RW03 Kelurahan Ardipura, Distrik Jayapura Selatan, Sabtu (11/12) sore

Kepala Kelurahan Ardipura Yohanes F. Raf – Raf, S.STP, M.Si, Ketua RW 03 Yunus Demonamang, serta Ketua RTm setempat turut mendampingi kunjungan itu.

“Wilayah ini merupakan kawasan padat penduduk Orang Asli Papua (OAP). Jadi kita masuk di daerah di mana komunitas orang asli Papua yang sangat banyak,” terang Mukri kepada teraspapua.com usai lakukan peninjauan.

Menurut Mukri, keberadaan mereka ini tentu sudah sangat lama di Polimag kota Jayapura.

Dijelaskan Ketua Komisi A DPRD Kota Jayapura itu, ada dua hal yang dibutuhkan yaitu talud untuk mencegah bencana longsor di RW 03, tahun ini harus segera dibangun.

Kemudian, Jalan lingkungan tapi juga sarana-sarana lain yang terkait dengan kehidupan Orang Asli Papua.

“Maka, dalam plafon dana otonomi khusus Tahun 2022 bisa dianggarkan terkait dengan utilitas Jalan lingkungan dan sarana pendukung lainnya,” harap MH.

Menurut MH, pendekatan dana Otsus bisa kita share ke Jemaat GKI Efata Adipura III. Sambung Mukri, dari 700 kepala keluarga orang asli Papua berkisar 500 – 600 kepala keluarga.

Saya pikir harus ada tindakan afirmasi di wilayah itu,” imbuh Mukri.

Sementara Ketua RW 03 Yunus Demonamang, mengaku saat ini warga setempat dalam tahap pergumulan untuk masalah jalan dari gapura masuk hingga tembus di laba-laba sepanjang 900 meter.

“Yang 450 meter perlu dikembangkan menjadi rigit, secara khusus kami masyarakat yang berdomisili di ruas Jalan rambutan ini terdiri dari masyarakat ekonomi lemah yang perlu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota Jayapura,” pinta Yunus.

Kembali ditegaskan, jalan merupakan pergumulan kami yang cukup lama, karena lintas sampai ke laba-laba dan yarmog.

Ditempat yang sama, Kepala Kelurahan Ardipura Yohanes F. Raf – Raf, S.STP, M.Si juga berterima kasih atas kunjungan kerja dari ketua komisi A, Mukri M. Hamadi sekaligus meninjau lokasi – lokasi rawan bencana longsor.

Kepala Kelurahan ini mengungkapkan, hujan beberapa hari ini warga tidak tenang. Jadi kami melaporkan talud yang sudah dikerjakan dan yang belum dikerjakan.

“Apa yang menjadi harapan kami bersama terutama akses jalan kami juga sudah laporkan yang pada prinsipnya kami dari pemerintahan terendah Kelurahan menyampaikan terima kasih kepada Dewan,” ucapnya.

Besar harapan, apa yang menjadi aspirasi banyak orang ini bisa sampai kepada pihak yang mengambil keputusan untuk pembangunan di sini,” pungkasnya.

(Har)
.