Jayapura,Teraspapua.com – Penjabat (Pj) Wali Kota Jayapura, Frans Pekey, mengakui sampai hari ini Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura belum mendapatkan data beasiswa mahasiswa afirmasi bagi anak asli Papua yang menempuh studi di dalam maupun luar negeri dari BPSDM Provinsi Papua.
Pekey menjelaskan, masalah beasiswa afirmasi kepada mahasiswa asli Papua yang menempuh studi baik didalam negeri maupun di luar negeri beberapa tahun lalu dibiayai oleh APBD Pemerintah Provinsi Papua. Namun dalam satu tahun terakhir kelanjutannya menjadi masalah yang cukup serius.
Dengan adanya perubahan UU Otsus Jilid II, masalah beasiswa kepada mahasiswa asli Papua yang menempuh studi baik didalam negeri maupun di luar negeri sudah menjadi kewenangan Kabupaten – Kota. Karena anggaran dari pusat langsung di transfer ke Kabupaten – Kota.
“Bagaimana kami mau membayar, sedangkan sampai dengan hari ini, khusus kami Pemerintah Kota Jayapura belum mendapatkan data beasiswa mahasiswa asli Papua yang studi di dalam maupun luar negeri dari BPSDM Provinsi Papua,” tegas Pekey kepada sejumlah awak media, Jumat (16/6/2023).
Kata Pekey. Pihaknya tidak mengetahui kendalanya dimana, apalagi soal data. Padahal menurut Pekey pihaknya sudah membicarakan sejak 2 tahun lalu.
Ditambahkan Pekey, untuk pembayaran beasiswa ini pihaknya hanya menunggu data. Kemudian akan dialokasikan anggarannya dalam APBD. Setelah itu dilakukan pembayaran beasiswa kepada mahasiswa asli Papua sesuai data lengkap yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi.
Dirinya berharap, jika data sudah ada, bisa diserahkan ke Pemkot sebelum penyusunan APBD tahun 2024, sehingga tidak terulang lagi masalah yang sama di tahun-tahun yang akan datang,” tandasnya.














