Jayapura, Teraspapua.com – Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yang digelar Rabu (6/8/2025), berlangsung aman dan tertib di berbagai wilayah, termasuk di dua TPS yang menjadi sorotan publik: TPS 04 Kelurahan Wahno, tempat calon nomor urut 1 Benhur Tomi Mano (BTM) mencoblos, serta TPS 17, lokasi pencoblosan calon nomor urut 2, Matius Fakhiri
Di TPS 04 Kelurahan Wahno, Distrik Abepura, Kota Jayapura, pasangan BTM–CK meraih kemenangan telak dengan perolehan 544 suara, sementara pasangan Mari–Yo hanya memperoleh 53 suara.
TPS ini menjadi sorotan karena di sinilah BTM bersama istrinya, Kristhina Luluporo Mano, anak-anak, dan keluarga menggunakan hak pilih mereka.
Ketua KPPS TPS 04, Yusak Mano, menyebutkan bahwa partisipasi pemilih sangat tinggi dan berlangsung tertib.
“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh warga Kelurahan Wahno, khususnya yang hadir dan memberikan suaranya di TPS 04. Tingkat partisipasi sangat baik, ini menunjukkan bahwa kesadaran politik masyarakat semakin meningkat,” ujar Yusak kepada Teraspapua.com.
Yusak menjelaskan, kehadiran BTM dan keluarganya menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar. BTM dan keluarga tiba di TPS sekitar pukul 10.47 WIT dan ikut mengantre layaknya pemilih lainnya.
“Kehadiran beliau memberikan dampak psikologis yang positif bagi pemilih. Ini contoh baik dalam demokrasi,” tambahnya.
Rincian data pemilih dan logistik di TPS 04:
Jumlah DPT: 590 orang
Surat suara diterima dari KPU: 605 lembar
Surat suara digunakan (dicoblos): 597 lembar
Surat suara rusak: 8 lembar
Matius Fakiri Tumbang di TPS Tempat Coblosnya.
Sementara itu, calon gubrnur nomor Matius Fakhiri dm mengalami kekalahan di TPS 17, Kelurahan yang menjadi lokasi mereka mencoblos.
Pasangan BTM–CK meraih 201 suara, unggul atas Mari–Yo yang hanya mendapatkan 133 suara.
Ketua KPPS TPS 17, Eljo Iba, mengonfirmasi bahwa proses pemungutan suara berlangsung aman, dan antusiasme masyarakat cukup tinggi.
“Partisipasi masyarakat sangat baik. Proses berjalan lancar, dan kami bersyukur tidak ada gangguan keamanan,” ungkap Eljo.
Ia juga membenarkan bahwa calon gubernur Papua Matius Fakiri mencoblos di TPS ini. Meski demikian, hasilnya menunjukkan pergeseran preferensi politik pemilih di sekitar lokasi tersebut.
Rincian data pemilih dan logistik di TPS 17:
Jumlah DPT: 537 orang
Surat suara diterima dari KPU: 551 lembar
Surat suara digunakan (dicoblos): 340 lembar
Surat suara tidak digunakan: 211 lembar
Surat suara rusak: 6 lembar
PSU yang berlangsung di kedua TPS tersebut menunjukkan wajah demokrasi yang sehat. Tidak hanya partisipasi warga yang meningkat, tetapi juga pengawasan yang ketat dari penyelenggara pemilu, saksi, serta aparat keamanan.
Penghitungan suara dilakukan secara terbuka, disaksikan langsung oleh perwakilan pasangan calon, pengawas pemilu, dan masyarakat.
Keunggulan pasangan BTM–CK di TPS 04, yang merupakan basis pemilih mereka, serta kemenangan di TPS 17 yang seharusnya menjadi titik kuat Mari–Yo—mengindikasikan pergeseran dukungan masyarakat secara signifikan.
Pemungutan suara ulang ini merupakan bagian dari tindak lanjut atas putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilgub Papua 2024. Dengan semangat yang ditunjukkan pemilih dan penyelenggara, diharapkan hasil PSU kali ini benar-benar mencerminkan kehendak rakyat.
“Tentu kami berharap, siapa pun yang terpilih nanti, dapat membawa Papua menuju masa depan yang lebih baik. Ini adalah suara rakyat, dan suara rakyat adalah suara Tuhan,” tutup Ketua KPPS TPS 04, Yusak Mano.
(Har/Nov)














