Jayapura, Teraspapua.com – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Thevi A. Zebua, bersama istri, Ny. Rieli Thevi, menghadiri ibadah Minggu bersama Jemaat GPI Papua Bukit Zaitun, Dok VIII Jayapura, Minggu (7/12/2025).
Kehadiran Kasdam disebut sebagai wujud kebersamaan dan kedekatan TNI dengan masyarakat, khususnya jemaat di Bukit Zaitun.
Dalam kesempatan itu, Brigjen Thevi A. Zebua menyerahkan bantuan berupa Alkitab edisi kedua serta tali asih berupa sejumlah bahan makanan bagi jemaat. Bantuan tersebut diterima dengan penuh sukacita oleh majelis jemaat dan warga gereja melalui Ketua Majelis Jemaat, Pdt. Arthur Samkakay
Mengawali sambutannya, Kasdam mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Bukit Zaitun merupakan bagian dari safari ibadah yang telah ia lakukan selama menjabat.
“Selama satu tahun dua bulan menjadi Kasdam, ini merupakan minggu ke-57 saya mengunjungi gereja-gereja untuk melaksanakan safari ibadah,” ujar Brigjen Zebua.
Ia menyinggung khotbah ibadah Minggu kedua masa Advent yang mengangkat pesan tentang damai dan kasih. Menurutnya, kasih hanya dapat dirasakan ketika manusia mampu saling mengenal dan membangun hubungan yang baik.
Kasdam menekankan pentingnya hidup dalam damai, terutama dalam kehidupan bermasyarakat di Tanah Papua. Ia mengajak seluruh jemaat untuk menjauhi kebencian, provokasi, serta tindakan-tindakan yang dapat memicu konflik.
“Mari kita sama-sama menjaga kedamaian di lingkungan gereja maupun di mana saja kita berada. Bagaimana kita hidup di Tanah Papua dengan damai, saling mengasihi, dan menghindari hal-hal yang bersifat anarkis,” katanya.
Menurutnya, tanpa suasana damai seseorang akan sulit menjalani aktivitas sehari-hari. Ia mencontohkan situasi di Gaza yang setiap hari dilanda dentuman bom, sehingga warga kesulitan beribadah atau menjalani kehidupan normal.
Brigjen Zebua juga mengajak jemaat menunjukkan empati terhadap korban bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia. Ia menyampaikan bahwa Presiden bersama jajaran pemerintah hari itu bertolak menuju daerah bencana di Sumatera dan Nias.
“Kita harus punya empati. Turut menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam karena ada tiga daerah di Indonesia yang mengalami bencana alam,” katanya.
Kasdam mengaku terkesan dengan penampilan pujian dari anak-anak Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) GPI Bukit Zaitun. Ia menilai pembinaan anak-anak di jemaat tersebut berjalan sangat baik.
“Saya terkesan dengan puji-pujian dari anak-anak PAR. Ini menunjukkan pembinaan generasi muda di sini sangat baik,” puji Kasdam.
Kasdam mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban menjelang perayaan Natal. Ia menyampaikan rasa syukur karena jemaat di Papua masih dapat merayakan Natal dengan damai.
“Mungkin saudara-saudara kita di daerah bencana sedang kesulitan merasakan suasana Natal seperti kita. Karena itu kita harus bersyukur dan menjaga kedamaian, keamanan, dan ketertiban di masa-masa menjelang Natal,” tutup Brigjen Zebua.
(Har)















