Jayapura, Teraspapua.com – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano–Constant Karma (BTM–CK), meraih kemenangan signifikan dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang digelar di TPS 01 dan 02 Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Rabu (6/8/2025).
Proses pemungutan suara di kedua TPS tersebut berlangsung aman dan tertib hingga ditutup tepat pukul 13.30 WIT. Selang 10 menit kemudian, perhitungan suara dimulai pukul 13.40 WIT, disaksikan oleh saksi dari kedua pasangan calon, petugas KPPS, pengawas TPS, dan masyarakat sekitar.
Di TPS 01 Kelurahan Mandala, BTM–CK memperoleh 221 suara, unggul atas pasangan calon nomor urut 2, Matius Fakhiri–Aryoko Rumaropen (Mari-Yo) yang hanya meraih 118 suara.
Data teknis di TPS 01 sebagai berikut:
Jumlah DPT: 539 pemilih
Surat suara diterima dari KPU: 553 lembar
Surat suara yang digunakan (dicoblos): 340 lembar
Surat suara tidak terpakai: 213 lembar
Surat suara rusak saat pencoblosan: 1 lembar
Kemenangan ini cukup mengejutkan mengingat pada Pilkada 2024 lalu, BTM yang saat itu berpasangan dengan Yermias Bisai sempat mengalami kekalahan di TPS 02 Mandala. Namun dalam PSU 2025 ini, tren pemilih tampak berubah.
Kemenangan BTM–CK juga berlanjut di TPS 02, di mana mereka kembali unggul dengan 160 suara, mengalahkan Mari-Yo yang mengantongi 115 suara. Jumlah tersebut menunjukkan selisih suara yang cukup signifikan.
Data teknis di TPS 02 Kelurahan Mandala:
Jumlah DPT: 456 pemilih
Surat suara diterima dari KPU: 468 lembar
Surat suara digunakan: 275 lembar
Surat suara tidak terpakai: 188 lembar
Surat suara rusak saat pencoblosan: 5 lembar
Salah satu warga Kelurahan Mandala, Enos Sroyer, mengapresiasi pelaksanaan PSU yang berjalan lancar dan menilai masyarakat Mandala telah menunjukkan kedewasaan politik dalam menentukan pilihannya.
“Kali ini, masyarakat memilih dengan hati. Mereka melihat siapa yang paling layak memimpin Papua ke depan, bukan hanya untuk lima tahun, tapi bahkan mungkin untuk sepuluh tahun mendatang,” ujar Sroyer kepada Teraspapua.com.
Ia juga menilai bahwa kemenangan BTM–CK di wilayah ini menunjukkan adanya perubahan kesadaran politik di kalangan warga Mandala, yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan.
“Masyarakat tidak lagi memilih karena tekanan atau janji semata. Mereka tahu siapa yang sudah bekerja dan siapa yang hanya menjanjikan,” tambahnya.
Kemenangan di dua TPS strategis ini menjadi modal kuat bagi pasangan BTM–CK dalam PSU Pilgub Papua 2025. Selain menunjukkan dukungan riil dari warga pesisir, hasil ini juga mengindikasikan adanya pergeseran dukungan politik dibanding Pilkada sebelumnya.
Dengan PSU yang berlangsung damai dan partisipatif, harapan besar kini tertuju pada proses rekapitulasi dan penetapan hasil akhir, agar mencerminkan suara rakyat Papua secara jujur, adil, dan transparan.
(Har/Rck)















