Peserta Diklat Guru Sekolah Minggu GPI Papua Mulai Berdatangan ke Kota Jayapura

Ketua Panitia Diklat, Yonas Lewerissa (foto Arche/Teraspapua.com)

Jayapura, Teraspapua.com – Peserta pendidikan dan pelatihan (diklat) Guru Sekolah Minggu Gereja Protestan Indonesia (GPI) Papua mulai berdatangan ke Kota Jayapura menjelang pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni hingga awal Juli 2026.

Ketua Panitia Diklat, Yonas Lewerissa, mengatakan proses kedatangan peserta telah dimulai sejak Rabu, 24 Juni 2026. Sejumlah peserta tiba menggunakan kapal Pelni KM Gunung Dempo, yang membawa rombongan dari beberapa klasis di wilayah Papua Barat.

“Peserta yang tiba lebih awal berasal dari Klasis Sorong, Fakfak, Huren Kokah, hingga Arguni,” ujar Jonas saat ditemui di Sekretariat Panitia, Jumat (26/6/2026).

Arus kedatangan kemudian berlanjut pada Kamis, 25 Juni 2026. Peserta dari Klasis Triton tiba melalui jalur udara dengan penerbangan yang mendarat di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura. Sementara itu, pada Jumat, 26 Juni 2026, peserta lainnya kembali menyusul, khususnya dari Klasis Sorong, dengan menggunakan transportasi udara.

Jonas menjelaskan, kedatangan peserta dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan jadwal transportasi dari masing-masing daerah. Hingga saat ini, tercatat sekitar 30 peserta telah tiba di Kota Jayapura dan untuk sementara ditampung di penginapan milik Jemaat GPI Papua Bukit Zaitun.

Peserta dari Papua Barat yang tiba dengan KM Gunung Dempo di Pelabuhan Jayapura Rabu, 24 Juni 2026

“Peserta yang sudah tiba kami tempatkan di penginapan Jemaat GPI Papua Bukit Zaitun sebagai lokasi transit sebelum kegiatan dimulai,” katanya.

Ia menambahkan, panitia masih menunggu kedatangan peserta dari 15 klasis lainnya yang dijadwalkan tiba pada 27 hingga 28 Juni 2026. Secara keseluruhan, jumlah peserta yang akan mengikuti diklat ini mencapai 125 orang, yang terdiri dari pendeta maupun pengasuh Sekolah Minggu dari berbagai wilayah pelayanan GPI Papua.

Sebagai tuan rumah, panitia memastikan kesiapan pelayanan bagi seluruh peserta, termasuk akomodasi dan kondisi kesehatan selama berada di Jayapura.

“Sebagai tuan rumah, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Kami juga memastikan kondisi kesehatan para peserta tetap terjaga, sehingga saat pelaksanaan diklat nanti semua peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai,” jelas Jonas.

Pelaksanaan diklat direncanakan berlangsung di Wisma Atlet Dok V Mandala, Jayapura Utara, Kota Jayapura. Kegiatan ini akan dibuka pada Minggu sore, 29 Juni 2026, dan berlangsung hingga 4 Juli 2026.

Panitia pun mengharapkan dukungan penuh dari seluruh jemaat, khususnya Jemaat GPI Papua Bukit Zaitun sebagai tuan rumah, agar pelaksanaan diklat berjalan lancar dan sukses. Dukungan serupa juga diharapkan dari jemaat lainnya, seperti GPI Papua Anugerah Entrop, Elim Abepura, dan Eliazer Sentani.

Diklat Guru Sekolah Minggu ini dinilai menjadi momentum strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan para pengajar, sekaligus memperkuat pendidikan iman bagi anak-anak di Tanah Papua.
(rck/har)