Jayapura, Teraspapua.com – Trend penyebaran positif Covid-19 di Kota Jayapura yang terus meningkat di berbagai cluster baik keluarga, fasilitas kesehatan, perkantoran dan pendidikan akibat rendahnya kesadaran masyarakat sejak pemberlakukan new normal.
Maka untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan pelayanan Dispendukcapil kepada masyarakat kembali di batasi, dengan pola nomor antrian yang setiap hari hanya 150 warga.
“Setelah pemberlakukan new normal, angka kasus kembali naik sehingga kami melakukan pelayanan dengan pola nomor antrian 150 orang setiap hari,” ungkap Plt Kepala Dinas Andi Rahmiwati, Senin ( 28/9/2020).
Menurut Andi Rahmiwati, sejak Covit- 19 di bulan maret lalu Dukcapil sudah memberlakukan nomor antrian bahkan jika tidak memiliki nomor antrian masyarakat tetap dilayani setelah nomor antrian selesai.
“Tapi beberapa minggu terakhir ini angka Covid-19 terus mengalami kenaikan sehingga kita kembali memberlakukan nomor antrian bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukan,”terangnya.
Karena lanjut dia, sampai saat ini antusias masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukan sangat banyak walaupun pelayanan sudah dilakukan via WA maupun Pace Dukcapil.
“Jadi tetap 150 kami layani per hari tetapi ada penambahan 20 sampai 30 warga. Dan pelayanan saat ini sudah kembali normal setelah perubahan tanda tangan saya sendiri selaku Plt kepala dinas,”ujarnya.
Dikatakan, setelah dilakukan pembatasan pelayanan, perubahan tanda tangan belum dilakukan semenjak mantan kepala dinas DR. Merlan Uloli, SE.MM mengundurkan diri.
Sehingga saya belum bisa menandatangani dokumen kependudukan akhirnya dokumen menumpuk.
Untuk itu kami kembali membuka pelayanan tetapi physical distancing tetap dijaga.
Dirinya juga mengakui bahwa protokol kesehatan tetap dipatuhi sebelum, dan saat mendapat pelayanan.
Bahkan saya memberikan penjelasan kepada warga yang mengantri supaya mereka paham untuk mengikuti protokoler kesehatan.
Lanjut Plt Kadis, dirinya terus memberikan support kepada stafnya yang melakukan pelayanan terutama di masa pandemi Covid- 19 ini.
“Jadi saya terus memantau pelayanan melalui WhatsApp Group Dispendukcapil dan saya memberikan semangat bahkan setiap satu minggu kami memberikan vitamin kepada para staf,” pungkasnya.
(Ricko).








