Kamis, Januari 21, 2021
Beranda PENDIDIKAN Samakan Persepsi Pembelajaran dan Penilaian Pada Masa Pandemi, SMPN 1 Jayapura Gelar...

Samakan Persepsi Pembelajaran dan Penilaian Pada Masa Pandemi, SMPN 1 Jayapura Gelar Workshop

Jayapura, Teraspapua.com – SMP Negeri 1 Jayapura menggelar Workshop peningkatan kapasitas dalam penyelenggaraan Pendidikan di masa pandemi Covid-19.

Workshop berlangsung di ruang Audio setempat dan di buka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Dr. Fachruddin Pasolo, M, Si.

Selain Kepala Sekolah, Purnama Sinaga, Spd,M. M.Pd turut hadir juga Ketua Komite, Dr. Tommy Wanggai. Sementara peserta dari Guru setempat sebanyak 50 orang.

Kepala Dinas, Dr. Fachruddin Pasolo, M, Si mengatakan, Workshop ini menjadi sarana dalam rangka meningkatkan kompetensi para guru di erah Covid -19, membutuhkan kemampuan guru yang memang bisa menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Jadi Workshop ini adalah bagaimana mereka bisa mendapatkan sumber pembelajaran, informasi- informasi terkait bagaimana meningkatkan kapasitas guru, sehingga bisa memberikan pelajaran kepada para siswa sesuai dengan harapan,” terangnya.

Intinya, ujar Passolo, Workshop ini selain untuk membicarakan persiapan – persiapan pembelajaran dan evaluasi terhadap pembelajaran tapi juga membuat perencanaan, pembelajaran yang lebih efektif di tengah pandemi Covid -19.

Terkait dengan wacana pembelajaran tatap muka, mantan kepala Dispenda Kota itu juga mengungkapkan, dalam waktu dekat akan di sampaikan terkait pembelajaran tatap muka.

“Dari hasil survei untuk semua sekolah, baik TK,SD dan SMP bervariasi untuk orang tua. Padahal persyaratan untuk tatap muka harus ada izin dari Wali Kota, Kepala Sekolah dan guru tapi juga dari orang tua dan komite sekolah,” jelasnya.

Sehingga lanjut Fachruddin, jika tiga komponen ini ada yang tidak menyetujui maka tentu pembelajaran tidak bisa dilakukan secara tatap muka.

Tetapi menurutnya, pihaknya telah menyiapkan kiat-kiat, strateginya, karena kita tidak mungkin mengabaikan salah satu sehingga nanti pendekatan pembelajaran kita mengcombine.

Sehingga menurutnya, semua pihak dapat terlayani. Karena dalam kondisi apapun belajar itu wajib di mana pun dan kapan saja, dan tidak boleh ada diskriminasi, semua harus secara adil merata mendapatkan pelayanan pendidikan.

Ditempat yang sama, Kepala Sekolah, Purnama Sinaga, S.Pd,M.M.Pd juga mengatakan, Workshop ini merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi pada pembelajaran semester lalu.

“Jadi dengan kegiatan ini, ada peningkatan kompetensi dari para guru, terlebih dalam menyiapkan pembelajaran secara daring yang lebih efisien dan efektif pada peserta didik,” ujarnya.

Lanjutnya, untuk peserta didik yang tidak memiliki fasilitas HP maupun laptop pihak sekolah tetap memfasilitasi untuk belajar di sekolah dengan menggunakan komputer.

Namun ujar Purnama Sinaga, bukan hanya saja sampai di situ, tapi peserta didik yang sedikit bermasalah terkait dengan pembelajaran jarak jauh kami juga akan mengatur untuk pertemuan-pertemuan.

“Jadi untuk jadwalnya tidak berupa pertemuan rutin, namun kami akan memberikan informasi jadwal melalui grup untuk menunjang anak-anak yang membutuhkan penjelasan atau tatap muka,” cetusnya.

Purnama Sinaga juga mengungkapkan, peserta didik yang aktif setelah kami rekap data paling terakhir 90%, namun ada 20% yang mengalami kesulitan untuk memahami materi.

Dia mengikuti kegiatan secara jarak jauh atau online, namun kesulitan untuk memahami materi sehingga mereka yang kami berikan remedial kemarin.

Dan saat remedial tersebut menurut Purnama Sinaga, semuanya hadir,” tukasnya.

Ketua panitia Tenny Wijayanti,S.Pd. M.Si dalam laporan mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan 3 hari. Hari pertama akan membahas tentang pembelajaran dan penilaian di masa pandemi.

Kemudian pada hari kedua, mengenai akreditas sekolah sekaligus pengembangan model pembelajaran e-learning dan hari ketiga menyusun perangkat pembelajaran.

Workshop semester genap ini bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang pembelajaran, dan penilaian pada masa pandemi.

Kemudian menyamakan persepsi dan melaksanakan kegiatan GLS, PPK dan ekskul di masa Pandemi,” tutupnya.

(Let)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Ikuti Kami

519FansSuka

Terpopuler

- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Terkomentari