Pemkot Jayapura Gelar Upacara 17 Agustus 2022 di Perbatasan RI – PNG

Frans Pekey Minta Menghayati Hari Kemerdekaan. “Kita Hindari Pertentangan dan Konflik

Jayapura, Teraspapua.com – Pemerintah Kota Jayapura (Pemkot) Jayapura memusatkan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI di lapangan GOR Herman Rollo, Koya Timur, Distrik Muara Tami.

Tampil sebagai inspektur upacara Pj. Wali Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey, M. Si, sementara bertindak selaku komandan upacara, AKP, Piter Kendek, S. Sos, MM Kasat Bimas Polresta Jayapura Kota.

banner 325x300

Peserta upacara merupakan pelajar se kota Jayapura, TNI, Polri, ASN Pemkot serta berbagai elemen masyarakat setempat.

Turut hadir para tamu undangan mulai dari unsur Muspida kota, Ketua DPRD, Abisai Rollo, SH, MH dan sejumlah anggota DPRD setempat termasuk para tokoh agama, adat dan tokoh masyarakat.

Hadir pula mantan Wali Kota, Wawali dan Sekda Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM dan Rasmus D, Siahaya, SH.

Pantauan Teraspapua.com, detik-detik proklamasi ditandai dengan 17 kali dentuman dinamit dibunyikan anggota Kodim 1701 Jayapura yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi oleh ketua DPRD kota Jayapura, Abisai Rollo, SH.

Acara berlanjut kemudian di mana selaku Irup, Pj. Wali Kota, Frans Pekey menyerahkan bendera merah putih kepada pasukan pengibar bendera yang diwakili oleh Aprilia Wamaer asal sekolah SMA Negeri 5 Jayapura untuk selanjutnya dikibarkan.

Pengibaran bendera pun berlangsung hikmat diiringi lagu kebangsaan “Indonesia Raya”

Pj. Wali Kota Frans Pekey kemudian memimpin prosesi mengheningkan cipta sebagai wujud penghargaan atas jasa arwah para pahlawan dalam perjuangan merebut kemerdekaan.

Upacara detik-detik proklamasi kemudian diakhiri dengan pembacaan undang-undang Dasar 1945 oleh ketua KNPI kota Jayapura, Silas Thom Rumbewas.

Pj. Wali Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey, M, Si, usai upacara mengatakan, upacara peringatan HUT ke-77 RI kita laksanakan di pinggiran kota, daerah perbatasan Republik Indonesia dan Papua Nugini tepat di Kelurahan Koya Timur Distrik Muara Tami.

“Sengaja kita laksanakan di sini, karena selama ini kita banyak laksanakan di tengah kota, karena itu saya inisiasi untuk melakukannya di pinggiran kota,” terang Frans Pekey.

Harapannya kata Frans Pekey, untuk membangkitkan semangat kebangsaan, gotong royong, semangat membangun dalam mengisi kemerdekaan. “Tentu dimulai dari perbatasan,” imbuhnya.

Frans Pekey berharap dan meminta kepada seluruh masyarakat kota Jayapura untuk menghayati hari kemerdekaan. Mengisinya dengan mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari dalam sikap, perilaku, saling menghormati, menghargai sesama anak bangsa.

“Kita hindari pertentangan, konflik. Itulah cita-cita kemerdekaan untuk sejahtera masyarakat adil dan makmur,” sambung Frans Pekey.

Dia juga minta kepada seluruh masyarakat kota, semoga dengan momentum perayaan HUT RI ke-77 ini kita terus bergandengan tangan, menjaga toleransi, kebersamaan di tengah-tengah majemuknya masyarakat kota Jayapura untuk bersama-sama bergandengan tangan, bersatu hati membangun kota Jayapura tanah Port Numbay.

Sehingga, kota Jayapura dan masyarakat terus maju dari waktu ke waktu menuju kepada kota dan masyarakat yang modern dan masyarakat yang berdaya saing di era globalisasi,” pungkas Frans Pekey.