Masyarakat Mamberamo Tengah Sambut Kedatangan Penjabat Bupati

Kobakma,Teraspapua.com – Masyarakat di Kobakma, ibu kota Mamberamo Tengah (Mamteng) Provinsi Papua Pegunungan, menyambut kedatangan Penjabat Bupati Manogar Sirait, bersama istri Elviana Siregar, Selasa (10/10/2023).

Belasan mobil pick up dan truk yang ditumpangi masyarakat berkonvoi bersama Penjabat Bupati Manogar Sirait dan istri mengililingi jalan-jalan utama Kota Kobakma.

banner 325x300

Usai melakukan konvoi, dilanjutkan dengan ibadah syukur yang berlangsung khidmat hingga selesai, dilanjutkan dengan bakar baru bersama.

Selain dihadiri masyarakat, hadir pula Kapolres Mamberamo Tengah Kompol Rahman Ramli, anggota DPRD, tokoh adat, tokoh masyarakat, intelektual dan perwakilan masyarakat dari lima distrik.

Dalam kesempatan itu, mereka menyatakan menerima, mendukung penuh dan siap bekerja sama dengan Penjabat Bupati termasuk ikut menjaga keamanan di Kabupaten Mamberamo Tengah.

Penjabat Bupati Manogar Sirait mengaku, tidak menyangka dirinya akan disambut masyarakat Mamberamo Tengah. Penyambutan oleh masyarakat yang tidak terduga ini membuat dirinya terharu. Baginya, ini murni aspirasi dari masyarakat.

“Jujur saya tidak menduga acara ini dilaksanakan, sesuai dengan kesepakatan awal antara saya dan pimpinan serta anggota DPRD bahwa acara dibatalkan, tapi nyatanya acara hari ini jadi. Ini merupakan inisiatif masyarakat,” ujarnya.

“Harapan masyarakat akan situasi yang kondusif, bekerja sama tentu akan diwujudkan. Ini melibatkan semua pihak, tidak hanya tugas eksekutif,” tambahnya.

Sementara Kapolres Mamberamo Tengah Kompol Rahman Ramli meminta masyarakat untuk menerima Penjabat Bupati karena sudah ditunjuk oleh Menteri Dalam Negeri untuk melaksanakan tugasnya di kabupaten Mamberamo Tengah.

“Mari semua elemen masyarakat yang ada dukung Penjabat Bupati sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat dalam menjalankan tugas di Kabupaten Mamberamo Tengah,” ujarnya.

Dia juga meminta masyarakat untuk menjaga Kamtibmas di wilayah Kabupaten Mamberamo Tengah.