Petahana Piter Gusbager Jalani Fit And Proper Test di DPW Perindo

Jayapura,Teraspapua.com – Petahana Piter Gusbager menjalani fit and proper test, sebagai Bakal Calon Bupati Kabupaten Keerom di DPW Partai Perindo Papua, Sabtu (25/5/2024).

“Partai Perindo adalah partai yang telah berkontribusi untuk Kabupaten Keerom 5 tahun terakhir, dan saat ini  mendapatkan dua kursi di Kabupaten Keerom,”kata Gusbager kepada awak media usai menjalani fit and proper test yang dilakukan DPW Perindo Papuadi Hotel Horison Kotaraja.

Sehingga sebagai pembina partai Politik saya selalu terbuka dan memberikan dukungan kepada semua partai, dengan harapan pikiran-pikiran cerdas yang ada dari semua kader partai politik yang ada di Kabupaten Keerom ini harus memiliki sebuah konsensus.

Dijelaskan Gusbager, konsensus adalah sebuah kesepahaman bersama bahwa Keerom ini tidak bisa dibangun oleh satu partai politik saja. Misalnya kami dari Partai Golkar dengan mendapat sekian kursi itu tidak memberikan satu jaminan bahwa Golkar bisa bekerja membangun Keerom sendiri.

“Maka kita perlu ada sebuah kesepahaman sebuah konsensus, dan saat ini saya pikir Keerom hari ini membutuhkan satu kata yaitu persatuan. Kalau kita bersatu masalah di Keerom hari ini kondisi pemerintahan, masyarakat dan lain-lain itu kita bisa atasi. Itulah kenapa saya hadir untuk memberikan dukungan kepada Perindo tapi juga meminta dukungan dari Perindo,” terangnya.

Lebih lanjut kata Gusbager, sebagai calon Bupati saya berharap ke depan Perindo dan Golkar, akan sama-sama bersatu bersinergi dengan pikiran-pikiran cerdas dari para kader, dan bersama-sama juga dengan partai-partai lain kita bersatu membangun Kabupaten Keerom.

Menyoal fit and proper test, kata Gusbager fit and proper test hari ini normal sama dengan partai lain. Namun ada yang berbeda dengan Partai Perindo, dimana panelis kedua dari akademisi. Saya pikir di situlah sedikit berbeda bagaimana panelis dari partai Perindo sendiri dan akademisi sedikit memberi warna, lebih banyak diskusi yang menyegarkan ya bagaimana pemimpin ini harus memiliki konsep.

“Yang namanya pemimpin, harus bagaimana dia membawa rakyat ini ke mana, dia harus memiliki pikiran memiliki gagasan dan konsep,  itu yang akan mengarahkan kepada kebijakan program kegiatan. Bagaimana strategi strategi pembangunan ini kan akan lahir pemikiran-pemikiran gagasan-gagasan baru, kalau kita sering berdiskusi terutama dengan para akademisi,” imbuhnya.

Untuk calon wakil sendiri, kami dalam proses survei. Survei yang kami lakukan berawal ada 4 nama, sekarang mengerucut ke 2 nama, yang pasti orang dari Keerom,” tandasnya.