Jayapura, Teraspapua.com – Sekretaris Komisi IV DPR Papua, Jefri Hendri Bisai, mempertanyakan progres pembangunan Bandara Botawa di Kabupaten Waropen dalam rapat kerja bersama Dinas Perhubungan Provinsi Papua.
Pertanyaan tersebut disampaikan dalam agenda pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Papua Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di ruang Komisi IV DPR Papua, Rabu (15/4/2026).
Jefri menyoroti laporan yang menyebutkan bahwa pembangunan Bandara Botawa telah mencapai 100 persen, namun meminta penjelasan lebih rinci terkait kondisi aktual di lapangan, termasuk perkembangan pembangunan pelabuhan Waren di Waropen.
“Di sini disebutkan pembangunan Bandara Botawa sudah 100 persen. Mungkin bisa dijelaskan lebih rinci bagaimana kondisi sebenarnya, termasuk pembangunan pelabuhan di Waropen,” ujarnya dalam rapat tersebut.
Ia menekankan pentingnya kejelasan informasi agar DPR Papua dapat memastikan bahwa setiap proyek yang dilaporkan selesai benar-benar telah siap dimanfaatkan oleh masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Perencanaan Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Sapari, menjelaskan bahwa pembangunan Pelabuhan Waren di Kabupaten Waropen untuk tahun anggaran 2025 telah rampung.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa pekerjaan pembangunan Bandara Botawa pada prinsipnya telah selesai dilaksanakan.
“Untuk Pelabuhan Waren, pekerjaan tahun 2025 sudah selesai. Begitu juga dengan Bandara Botawa di Waropen, pekerjaan fisiknya telah rampung,” jelasnya.
Namun demikian, ia menambahkan bahwa masih terdapat proyek pembangunan bandara lain yang belum terselesaikan, yakni Bandara Kustra di Kabupaten Mamberamo Raya yang hingga kini masih menghadapi sejumlah kendala.
Dengan adanya penjelasan tersebut, Komisi IV DPR Papua menegaskan akan terus melakukan pengawasan guna memastikan seluruh infrastruktur transportasi yang telah dibangun benar-benar dapat berfungsi optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
(har)















