Komisi IV DPR Papua Minta Dinas Perhubungan Tingkatkan Kualitas Infrastruktur dan Optimalkan Anggaran untuk Dorong PAD

Anggota Komisi IV DPR Papua, Frangklin E. Wahey (foto Arche/Teraspapua.com)

Jayapura, Teraspapua.com  – Anggota Komisi IV DPR Papua, Frangklin E. Wahey, menekankan pentingnya kualitas pembangunan infrastruktur serta optimalisasi anggaran daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat kerja Komisi IV DPR Papua bersama Dinas Perhubungan Provinsi Papua dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Papua Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di ruang rapat komisi, Rabu (15/4/2026).

Dalam forum tersebut, Frangklin menyoroti kualitas sejumlah pekerjaan infrastruktur, khususnya pada pembangunan fasilitas seperti lampu penerangan jalan. Ia mengingatkan agar setiap proyek memperhatikan standar teknis, termasuk komposisi material yang digunakan.

Ia mencontohkan kondisi lampu jalan di kawasan Gunung Merah yang dinilai tidak kokoh dan berpotensi membahayakan. Menurutnya, kualitas campuran material yang kurang baik membuat konstruksi mudah roboh meski hanya terkena benturan ringan.

“Saya sudah cek langsung di lapangan, bahkan dokumentasinya sudah saya kirim ke dinas terkait. Hal-hal seperti ini harus segera ditindaklanjuti karena menyangkut keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Frangklin menegaskan, sebagai mitra kerja pemerintah daerah, DPR Papua memilih menyampaikan temuan tersebut secara langsung kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera diperbaiki, tanpa harus langsung membawa persoalan ke tingkat pimpinan daerah.

Selain soal kualitas pembangunan, ia juga menyoroti kondisi fiskal daerah yang saat ini terbatas. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk tidak mengoptimalkan potensi yang ada.

Menurutnya, Dinas Perhubungan perlu lebih cermat dalam memanfaatkan anggaran dengan memprioritaskan program-program yang mampu mendorong peningkatan PAD. Salah satu yang disoroti adalah percepatan pembangunan Terminal Toware di Kabupaten Jayapura.

Ia menilai, keberadaan terminal tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi masyarakat sekaligus menjadi sumber pendapatan bagi daerah. Apalagi, Pemerintah Kabupaten Jayapura saat ini juga tengah mengembangkan infrastruktur jalan yang terhubung dengan kawasan tersebut.

“Kalau terminal itu cepat diselesaikan, arus lalu lintas bisa lebih tertata, tidak terjadi penumpukan, dan aktivitas ekonomi akan meningkat. Dari situ kita bisa mendapatkan PAD,” jelasnya.

Lebih lanjut, Frangklin juga mendorong percepatan penyelesaian pembangunan pelabuhan peti kemas di Depapre. Ia menyebut, proyek tersebut memiliki potensi besar dalam meningkatkan aktivitas ekonomi dan menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah.

Ia pun mengingatkan seluruh pimpinan OPD agar lebih aktif dan inovatif dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga tidak hanya berfokus pada belanja, tetapi juga mampu menghasilkan pendapatan.

“Dengan kondisi fiskal yang terbatas, kita harus pintar mengelola anggaran yang ada agar bisa menghasilkan. Tujuannya agar perputaran ekonomi daerah tetap berjalan dan pembangunan bisa terus berlanjut,” tegasnya.

(har/Rck)