Jayapura, Teraspapua.com – SMA YPPDK Gabungan Jayapura merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 pada Senin, 9 Agustus 2026, dalam sebuah acara syukuran yang berlangsung khidmat di Aula Pandora, Senin (10/8/2026).
Mengusung tema “Bertumbuh dalam Kasih Kristus, Mewujudkan Pembelajaran Bermakna, Berkesadaran, dan Menyenangkan,” perayaan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh warga sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan.
Kepala SMA YPPDK Gabungan Jayapura, Dr. Sandra G. Titihalawa, S.Pd., M.Si., mengungkapkan bahwa sekolah saat ini menghadapi tantangan serius, termasuk menurunnya jumlah pendaftar dan dampak perkembangan digitalisasi yang tidak sepenuhnya dapat diimbangi oleh semua siswa.
“Meski sekolah ini tidak memungut biaya, jumlah pendaftar justru menurun. Perkembangan digital juga menjadi tantangan, karena tidak semua anak mampu beradaptasi dengan baik,” ujarnya.
Meski demikian, ia menyampaikan apresiasi kepada para siswa dan orang tua yang tetap mempercayakan pendidikan di SMA Gabungan.
“Kami bersyukur kepada anak-anak yang memilih dididik di sini, juga kepada orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya. Semua yang kita capai hingga saat ini bukan karena kekuatan kita semata, tetapi karena penyertaan Tuhan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa keberlangsungan sekolah tidak dapat ditopang oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara guru, tenaga kependidikan, orang tua, yayasan, alumni, dan seluruh elemen terkait.
“Sekolah ini harus dibangun bersama, dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Kita membutuhkan tenaga pendidik yang bekerja dengan tulus, siswa yang mau belajar dan berjuang, serta dukungan penuh dari orang tua dan alumni,” lanjutnya.
Sandra juga menyampaikan optimisme bahwa setelah peringatan HUT ke-75, SMA Gabungan akan semakin kuat menghadapi masa depan.
“Kita telah dibekali firman Tuhan yang luar biasa. Dengan itu, kita akan melangkah ke tahun-tahun berikutnya dengan penuh keyakinan,” ujarnya.
Dalam pesannya kepada para siswa, ia mengingatkan pentingnya sikap terbuka terhadap didikan dan nasihat guru.
“Jangan keras hati ketika ditegur. Semua didikan yang diberikan bertujuan membentuk kalian menjadi pribadi yang hebat, yang kelak mampu berdiri dan memimpin tanah ini,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa keberadaan siswa saat ini menjadi alasan utama sekolah tetap bertahan dan berkembang.
“Kalian adalah alasan sekolah ini tetap kuat. Karena kalian ada di sini, sekolah harus terus maju,” katanya.
Menutup sambutannya, Sandra berpesan agar para siswa tidak mengecewakan perjuangan para guru dan orang tua.
“Jika kalian ingin melihat orang tua hidup sehat dan bahagia hingga tua, jangan menyakiti hati mereka. Tunjukkan sikap dan perilaku yang baik sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanan mereka,” ujarnya.
Perayaan HUT ke-75 ini tidak hanya menjadi ajang syukuran, tetapi juga refleksi perjalanan panjang sekolah dalam mencetak generasi yang berintegritas dan berdaya saing di tengah berbagai tantangan zaman.














