Reses Tahap I di Kampung Buton, Mukry Hamadi : Saran Usul dan Kritik Jadi Suplemen Bagi Kami

Foto bersama usai Reses

Jayapura, Teraspapua.com – Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura, Mukry M.Hamadi melaksanakan tugasnya menggelar Reses untuk meyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

Reses tahab I ini di kompleks RT 02/ RW 01 Megapura Skyline Indah Kampung Buton, Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan itu, Mukri banyak mendengar masukan dari warga setempat. Hasil serap aspirasi masyarakat ini akan dituangkan dalam pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kota Jayapura

Kegiatan reses kali ini sangat berbeda dengan reses sebelumnya, karena masih dalam kondisi pandemi covid-19, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah.

Mukry Hamadi mengatakan, kehadirannya karena diberikan tugas oleh rayap dalam siklus lima tahunan sebagai anggota DPRD kota Jayapura.

” Jadi kehadiran saya di Reses Ini bukan saja untuk berkunjung untuk mendapat masukan, tapi juga mendapatkan perintah atau arahan apa yang diinginkan masyarakat,” terang Mukry.

Tentu mengacu kepada 3 fungsi Anggota Dewan yaitu fungsi pengawasan. Mengawasi program pembangunan yang dilakukan pemerintah kota Jayapura.

Kemudian tugas budgeting atau penganggaran. Jadi pajak retribusi yang dikumpulkan dari rakyat, kemudian masuk ke kas negara setiap tahun kita bahas untuk diprogramkan kembali kepada masyarakat.

Selain itu fungsi legislasi. Fungsi membuat aturan, yaitu setiap tahun kita membuat peraturan-peraturan daerah. Salah satunya kita membuat peraturan daerah tentang penanganan covid – 19 di kota Jayapura.

“Jadi ketiga fungsi DPRD itu akan berjalan dengan baik, jika masyarakat aktif bertemu dengan para wakil rakyat atau dengan pemimpin-pemimpinnya,” terangnya.

Proses Reses kata Mukry, disitu kita menghimpun semua aspirasi dan pendapat, boleh pendapat yang terkait dengan pembangunan secara nasional, provinsi Papua juga tidak masalah. Bahkan kata dia pembangunan di kota Jayapura yang terpenting.

Karena menurutnya ketika masa Reses kita turun, kemudian mendapat masukan dari masyarakat saran usul kritik sekalipun nantinya akan menjadi suplemen bagi kami, agar ketika kita berbicara dengan Pemerintah, yang nanti kita simpulkan dalam pokok pikiran (Pokir) DPRD.

“Jadi semua 40 anggota DPRD sudah menyimpulkan dalam Pokir DPRD, maka kita akan sandingkan dengan Musrembang baik di tingkat Kampung, Kelurahan, Distrik bahkan ke tingkat Kota, Provinsi sampai di tingkat Nasional.” Ujarnya.

Ketika hasil Musrembang kita dapat maka itu menjadi pokok pikiran, selanjutnya kita tentukan skala prioritasnya atau yang paling dibutuhkan oleh masyarakat karena keuangan daerah terbatas sehingga sangat dibutuhkan skala prioritas.

Jadi tidak semuanya bisa kita selesaikan dalam satu tahun anggaran, sehinggah 3 kali proses ini kita berusaha untuk selalu mendapat masukan dari masyarakat.

Sementara itu Ketua RW 01 Syamsuddyn Basan menyampaikan terima kasih kepada, Mukri M. Hamady yang sudah melakukan Reses di RW kami untuk menampung aspirasi warga di sini.

Untuk itu ketua RW ini mengharapkan, agar aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat walaupun tidak semua dieksekusi namun 1, 2 bisa di realisasi,” pungkasnya.

(Let)