IAI PC Kota Jayapura Gelar Rakercab dan Seminar Tatalaksana Terapi Malaria

Jayapura,Teraspapua.com – Pengurus Cabang (PC) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kota Jayapura gelar Webinar dan seminar tata laksana terapi malaria, sekaligus Rapat Kerja Cabang (Rakercab).

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Mercure di buka secara lansung oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr gigi Juliana Napitupulu, Sabtu (17/5/2025).

dr Juliana Napitupulu mengatakan mewakili Pemerintah Kota Jayapura, mengapresiasi terhadap kegiatan ini.

Menurutnya, kegiatan ini dapat memberikan pencerahan dan pengetahuan dari narasumber yang berkompeten yang akan menjelaskan tentang tata laksana malaria dalam rangka mendukung program pemerintah pusat dan daerah, dalam mendukung tercapainya eliminasi malaria di tahun 2030.

“Perlu di ketahui tercatat kasus positif Malaria 2024 sebanyak 46.982 kasus untuk kota Jayapura, yang menempati posisi kedua setelah kabupaten Jayapura sebesar 63.396 kasus.

“Ini merupakan PR kita bersama dengan latar belakang profesi yang ada, kita bisa melakukan kerjasama dengan melakukan berbagai hal untuk mencapai eliminasi Malaria di tahun 2030 yang ditargetkan. Semoga rapat kerja dan seminar ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PC IAI Kota Jayapura Apt Syahrani mengatakan, kegiatan pada hari ini dirangkaikan dengan tiga kali kegiatan yakni Webinar, seminar dan dilanjutkan dengan rakercab.

Dirinya berharap, kegiatan ini memberikan manfaat, bagi teman – teman sejawat. Karena saya yakin, pemateri yang hadir bisa membantu teman – teman sejawat dalam pelayanan.

“Tentunya tidak terlepas dari materi yang akan kita laksanakan pada hari ini tentang Malaria, muda – mudahan lewat kegiatan  pembelajaran pada hari ini, selanjutnya kita berperan aktif menekan kasus Malaria yang masi menjadi persoalan di tanah Papua,” tandasnya.

Masih ditempat yang sama, Ketua PD IAI Papua Apt Edward Sihotang, apoteker memiliki slogan yaitu “Apoteker Torang ada”.

Slogan ini memiliki 2 unsur, yakni yang pertama Kita Hadir kemudian yang kedua masalah integritas pelayanan.

“Oleh karena itu dalam Rakercab ini saya berharap dalam kepengurusan cabang maupun provinsi secara bersama – sama memberikan pikiran – pikiran yang baik,” terang Edward.

Mari kita perkuat hubungan di antara kita, dan kita perkuat dengan seluruh pikiran – pikiran baik dari seluruh apoteker.

“Edward juga berharap hasil dari Rakercab ini, bisa kita mengejawantakan apa yang menjadi tata kelola yang baik, supaya seluruh apoteker dapat bekerja dengan integritas dan jelas saat berada di tempat prakteknya,” pungkasnya.