Jayapura, Teraspapua.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Papua menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor DPD PDI Perjuangan Papua, Jalam Banteng nomor 8, Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin (17/8/2026).
Upacara diikuti jajaran pengurus serta kader PDI Perjuangan dari sejumlah daerah di Papua. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi partai untuk kembali menegaskan komitmennya memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya pemenuhan hak-hak dasar masyarakat di Tanah Papua.
Upacara ditandai dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Purna Paskibraka Tahun 2026. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas 81 tahun kemerdekaan Indonesia.
Bendahara DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua, Joni Y. Betaubun, yang juga menjabat Ketua Komisi IV DPR Papua, bertindak sebagai inspektur upacara.

Sementara itu, komandan upacara dipercayakan kepada Reinhard R. Magang, Purna Paskibraka Tahun 2024.
Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dilakukan Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Sumber Daya DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua, Tulus Sianipar, yang juga menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR Papua.
Sedangkan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dilakukan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Jayapura, Anggris Hotman.
Peserta upacara berasal dari berbagai tingkatan kepengurusan partai, mulai dari DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua hingga DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Keerom dan Kabupaten Sarmi.
Dalam amanatnya, Joni Betaubun mengatakan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi momentum untuk memperkuat semangat perjuangan dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia mengajak seluruh kader PDI Perjuangan, khususnya para anggota legislatif di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk tidak hanya menjalankan fungsi politik dari balik meja, tetapi turun langsung melihat kondisi masyarakat.
“Pada kesempatan ini, selaku pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua, saya mengajak kita sekalian. Di usia ke-81 Negara Kesatuan Republik Indonesia, mari kita terus memperjuangkan hak-hak dasar masyarakat yang ada di Tanah Papua,” kata Betaubun dalam amanatnya.
Menurut dia, semangat perjuangan tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang meminta kader partai untuk selalu berada di tengah-tengah rakyat.
Betaubun menekankan kader PDI Perjuangan harus mampu merasakan langsung persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk ketika masyarakat berada dalam kondisi sulit.
“Kita tidak hanya duduk, tetapi turun ke bawah bersama rakyat, berjuang bersama rakyat, menangis bersama rakyat dan senyum bersama rakyat,” ujarnya.

Ia juga meminta para anggota DPR Papua serta anggota DPR kabupaten/kota dari Fraksi PDI Perjuangan untuk terus memperhatikan kondisi masyarakat di daerah masing-masing.
Betaubun menilai usia kemerdekaan Indonesia yang telah mencapai 81 tahun seharusnya menjadi momentum untuk memastikan pembangunan dan kesejahteraan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat.
“Usia kita yang ke-81 sudah semakin dewasa, tetapi rakyat masih terus membutuhkan dan meminta uluran tangan kita. Untuk itu, mari kita bergerak bersama dan hadir di tengah-tengah rakyat,” katanya.
Betaubun juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, kader, anggota legislatif, Purna Paskibraka serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ia berharap peringatan kemerdekaan dapat semakin memperkuat semangat perjuangan kader PDI Perjuangan untuk mengawal kepentingan masyarakat Papua.

“Terima kasih untuk seluruh kader yang hadir dan seluruh pendukung acara hari ini. Tuhan memberkati kita dan kita terus ada dalam semangat perjuangan untuk berada di tengah-tengah rakyat dalam memperjuangkan hak-hak dasar orang asli Papua, tetapi juga seluruh masyarakat yang ada di Tanah Papua,” ujarnya.
Rangkaian upacara kemudian ditutup dengan doa dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia sekaligus mempererat kebersamaan seluruh jajaran PDI Perjuangan di Papua.
(Har)














