Tindak Lanjuti PKS Dengan FKIP Uncen, BP YPK Kumpulkan Kepala Sekolah

Jayapura, Teraspapua.com – Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Kristen (BP YPK) di tanah Papua menggelar rapat dengan para kepala sekolah YPK.

Rapat yang dipimpin oleh ketua BP YPK, Joni Betaubun tersebut untuk menindaklanjuti perjanjian kerjasama (PKS) dengan Universitas Cendrawasih.

Dimana guru-guru YPK lulusan SMA, D2 maupun D3, akan melanjutkan pendidikan S1 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Cenderawasih.

Kerja sama ini, tentu tidak telepas dari kerja cepat Joni Y. Betaubun dan pengurus yang dalam kurun waktu 15 bulan sudah bisa menjawab pergumulan panjang guru-guru YPK di atas tanah ini.

Kepsek SD YPK Ayapo, Kabupaten Jayapura Hermina Deda mengucap syukur, karena selama ini kita berfikir bagaimana kita bisa keluarkan uang untuk guru-guru kuliah, karena tidak semua sarjana.

“Jadi, ada yang lulusan SMA karena sebagian guru-guru untuk masuk P3K mereka pindah ke sekolah negeri dari kami kurang guru,”ujarnya.

Setelah kami mendengar kalau BP YPK sudah kerja sama dengan FKIP Uncen, yang merupakan usaha besar dari BP YPK. Mari, kita sama-sama men-support mereka. Kita lihat betul-betul guru-guru yang membutuhkan pendidikan.

Kami sangat apresiasi BP YPK, yang luar bisa. Tuhan Yesus terus memberkati mereka dalam kerja dan tugas Ketua dan seluruh pengurus atas kebaikan dan usaha kepada seluruh sekolah YPK tapi juga untuk peserta didiknya,” ucapnya.

Ketua PSW Keerom, Karel Mambay juga mengaku melihat langkah-langkah percepatan dan kerja cerdas yang dilakukan oleh BP YP, kita memberikan apresiasi.

“Bahwa dalam rangka peningkatan kualifikasi pendidikan dari para guru kita yang tamat SMA, D1 D2 sampai D3 ini sudah ada PKS dengan FKIP Uncen untuk peningkatan mutu pendidikan,” kata Deda.

Saya pikir ini sesuatu yang kita sambut sebagai suatu anugerah buat kita, untuk ke depan semua guru kita itu sudah memenuhi syarat dengan menyandang S1.

Untuk kabupaten Keerom, kita sementara mendata dan menata, mempersiapkan para guru yang akan kuliah lanjutan, dan nanti nama kita kirim ke BP YPK untuk diseleksi, siapa-siapa yang akan lolos untuk angkatan pertama,” tandasnya.

Ketua BP YPK di tanah Papua, Joni Y. Betaubun mengatakan, hari ini, kami rapat dengan dengan para kepala sekolah YPK yang ada di kota Jayapura, tapi juga PSW dan perwakilan kepala sekolah dari Kabupaten Keerom dan Kabupaten Jayapura.

“Pentingnya pertemuan ini untuk mengecek data guru yang ada di tingkat PAUD, SD, TK, SMP, SMA dan tamatan SMA dan DIII untuk menyelesaikan kuliah S1 di FKIP Uncen, kedepan juga kita akan melihat untuk S2” kata Betaubun.

Jadi, untuk angkatan pertama diprioritaskan bagi guru yang ada di kota dan kabupaten Jayapura dan Keerom. Namun BP YPK masih menunggu rincian biaya dari FKIP,” tandasnya.

Sementara Wakil Sekertaris, Yustus Pondayar juga menambahkan, pertemuan hari ini adalah untuk menindaklanjuti penandatanganan PKS antara FKIP Uncen bersama BP YPK di tanah Papua.

“Hari ini kita menghadirkan kepala sekolah SD dan SMP yang ada di kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom, untuk kita membicarakan guru-guru yang belum S1 yang sementara mengabdi di YPK, dari tamatan SMA, D1, D2 dan D3 agar data itu segera dimasukkan ke BP YPK pada bidang pendidikan tingkat dasar dan menengah,” ujarnya.

Data – data harus segera dirampungkan dan kita kejar dalam tiga minggu ini, maka semua data sudah harus masuk, sebab data itulah yang kemudian kita usulkan untuk dapat didaftarkan sebagai mahasiswa FKIP Uncen,” pungkasnya.

(Har/Ricko)