Jelang PSU, Ikatan Perempuan Sentani Deklarasi Dukung BTM-CK

suasana penyerahan naskah deklarasi dari sekertaris IPASS kepada BTM

Sentani, Teraspapua.com – Ratusan perempuan yang tergabung dalam Ikatan Perempuan Sentani (IPASS) mendeklarasikan dukungan kepada, Benhur Tomi Mano dan Constant Karma (BTM-CK) sebagai gubernur dan wakil gubernur Papua periode 2025-2030.

Deklarasi dukungan berlangsung di sekretariat IPASS, Jalan Ifar Gunung, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (10/4/2024).

Setidaknya ada 4 butir deklarasi yang dibacakan oleh sekertaris IPASS Lidia M. Mokay di hadapan calon gubernur dan wakil gubernur Papua, Benhur Tomi Mano dan Constant Karma dan ratusan perempuan Sentani, serta beberapa ondoafi dan masyarakat setempat.

“Pertama, kami perempuan suku Sentani berada di Garda terdepan, dalam menentukan arah kemajuan bangsa, proses demokrasi dan mendukung pemimpin, gubernur yang nasionalis yang visioner, berintegrasi dan sejalan dengan visi gerakan pembaruan kaum perempuan Indonesia,” kata Lidia M. Mokay.

Lanjutnya, yang kedua, perempuan suku Sentani mendukung tegaknya Pancasila dan pilar kebangsaan serta lahirnya kepemimpinan nasional yang mampu membawa NKRI menjadi
negara yang kokoh kuat subur dan makmur rakyatnya.

Yang ketiga perempuan suku Sentani yang ada di 26 Kampung mulai dari Sentani Timur, Kampung Puai Yokiwa Semapai, di Sentani Barat kampung Donday Sosiri, menyatakan sikap mendukung calon gubernur Benhur Tomi Mano dan wakil gubernur Constant Karma menjadi pemimpin kami dari Tabi dan Saireri.

dan keempat, perempuan suku Sentani menegaskan akan memenangkan BTM CK menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2025 – 2030,” pungkasnya.

Usai membacakan deklarasi, sekertaris IPASS Lidia M. Mokay langsung menyerahkan naskah deklarasi kepada calon gubernur dan wakil gubernur provinsi Papua nomor urut 1 Benhur Tomi Mano dan Constan Karma (BTM-CK).

Sementara Pdt. Nenton Mokay yang juga kepala suku besar Asey mengatakan Benhur Tomi Mano dan Constan Karma maju sebagai gubernur dan wakil gubernur Papua untuk menghapus air mata masyarakat Papua ( Tabi dan Saireri), supaya tidak ada seorangpun yang meneteskan air mata di atas negeri karena lapar.

“Dalam masyarakat adat Sentani kaum perempuan menempati status dan posisi yang sangat terhormat dan mulia di mata mata Tuhan,” ujarnya.

Karena itu, apa yang hari ini perempuanmu perbuat merupakan sesuatu yang sangat luar biasa, karena hadir kedua hamba Tuhan, untuk menyatakan isi hati kerinduan dan mengharapkan kepada BTM – CK untuk menghapuskan air mata dari anak-anak di atas tanah Tabi dan Saireri.

“Apa yang Tuhan sudah taruh di hati Benhur Tomi Mano, yang nantinya akan dibuat, bukan saja di Port Numbay sebagai mantan Walikota Jayapura dua periode, tapi juga di seluruh tanah Tabi dan Saireri,” cetusnya.

Untuk itu dirinya mengajak seluruh masyarakat Papua untuk tidak meragukan sosok kepemimpinan BTM,” imbuhnya.

Begitu juga sosok Constant Karma, yang Tuhan pernah percayakan untuk menduduki jabatan-jabatan strategi di Kabupaten Jayapura, Wamena dan Provinsi Papua , tapi juga ketua Komisi Penanggulangan HIV AIDS Provinsi Papua.

“Ini bagian yang tidak bisa dipisahkan dari cintanya kepada masyarakat Papua, untuk mengkampanyekan terhadap penanggulangan HIV AIDS,” jelasnya.

Ditambahkan, kita masyarakat Papua tidak keliru untuk menaruh harapan kepada kedua hambaNya BTM-CK, bahkan kedua Putra terbaik ini adalah orang-orang yang takut akan
Tuhan,” tukasnya.

Perlu diketahui acara deklarasi ini, merupakan gagasan dari IPASS dan mengundang BTM-CK untuk melakukan deklarasi tanpa membebani kadua figur tersebut.

(Arc)