Jayapura,Teraspapua.com – Dalam sidang paripurna kedua DPR Papua yang digelar dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua tahun anggaran 2025, Fraksi Partai NasDem memberikan pandangannya secara mendalam.
“Kita harus optimalkan pengelolaan keuangan daerah agar lebih efektif dan berorientasi pada visi pembangunan Papua, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan,” ujar Anggota Fraksi NasDem DPR Papua Arifin Mansur, Kamis (18/9/2025)
Dalam pandangan umum yang disampaikan, Fraksi NasDem mencermati perkembangan perekonomian Papua yang berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) triwulan 1 tahun 2025 tercatat sebesar Rp 22,394 triliun dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 3,73 persen pada semester pertama 2025. Menariknya, pertumbuhan tersebut lebih stabil jika dihitung tanpa sektor pertambangan dan penggalian, yang menunjukkan potensi besar dari sektor non-tambang.
Terkait perubahan APBD, Arifin menjelaskan beberapa poin penting:
Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik sebesar 4,11 persen, dari Rp 515,4 miliar menjadi Rp 536,6 miliar.
Pendapatan Transfer justru turun 10,85 persen, dari Rp 2,06 triliun menjadi Rp 1,84 triliun.
Pendapatan daerah lain naik drastis sebesar 2913,54 persen, dari Rp 1,05 miliar menjadi Rp 31,6 miliar.
Penerimaan pembiayaan meningkat 168,71 persen, terutama dari sisa lebih perhitungan anggaran sebelumnya (SILPA) sebesar Rp 285,6 miliar dan pencairan Dana Cadangan Rp 44 miliar.
Fraksi NasDem juga mengingatkan pemerintah daerah dan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) agar memanfaatkan waktu yang tersisa hanya dua bulan secara efektif. “Kami minta agar usulan kegiatan baru difokuskan pada kegiatan non-fisik. Sedangkan untuk kegiatan fisik yang sedang berjalan, kualitas pekerjaan harus diperhatikan agar hasilnya tidak asal jadi,” tegas Arifin.
Di akhir pandangan umum, Arifin menyampaikan bahwa Fraksi NasDem berkomitmen mengawal APBD sebagai hajat hidup bagi masyarakat Papua, demi mewujudkan visi pembangunan yang adil dan berkelanjutan.
“Kami berharap Tuhan Yang Maha Pengasih selalu memberikan kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan tugas dan fungsi ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.















