banner 325x300

DPR Papua, Dinas PUPR Provinsi, dan DPR Kota Jayapura Tinjau Ruas Jalan Ringroad, Pastikan Dibuka Kembali Besok

Jayapura, Teraspapua.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Jayapura dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah ruas jalan mengalami longsor.

Dampaknya terasa di berbagai titik, termasuk Jalan Ringroad dan beberapa ruas lain di wilayah Kota Jayapura. Kondisi ini membuat akses masyarakat terganggu dan turut memengaruhi kelancaran aktivitas ekonomi.

banner 325x300

Menanggapi situasi tersebut, Komisi IV DPR Papua, Dinas PUPR Provinsi Papua, serta Komisi B DPR Kota Jayapura menggelar pertemuan di Ruang Banggar Gedung DPR Papua sebelum melakukan peninjauan langsung ke lokasi longsor di kawasan Ringroad.

Selain itu, rombongan juga melihat progres pekerjaan lanjutan di Ruas Jalan Vihara – Tanah Hitam yang progres hampir 100 persen.

Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun, bersama Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua, Robert L. N. Awi, dan Kepala Bidang Bina Marga, serta Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, hadir dalam pertemuan dan peninjauan lapangan tersebut.

Usai rapat koordinasi, rombongan langsung bergerak ke titik longsor untuk memastikan kondisi pekerjaan. Betaubun menegaskan bahwa ini merupakan kali ketiga Komisi IV turun langsung bersama Dinas PUPR untuk memantau penanganan jalan yang terdampak.

“Kita memastikan agar jalan ini bisa segera dibuka. Satu bulan lalu kami sudah datang, dan hari ini kami pastikan kembali setelah longsor dua hari lalu. Kami meminta Kepala Dinas PUPR dan jajaran untuk mempercepat penanganan demi kelancaran pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia mengapresiasi respons cepat Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas PUPR dan Gubernur Papua yang turun langsung melihat lokasi longsor di Ringroad.

“Atas nama Komisi IV DPR Papua, kami memberi apresiasi kepada Kepala Dinas PUPR dan seluruh jajaran. Kita berharap mulai besok, Sabtu 13 Desember 2025, Jalan Ringroad sudah dapat dibuka agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalur alternatif,” jelas Betaubun.

Ia menambahkan bahwa Jalan Ringroad merupakan akses strategis yang digunakan warga kota, masyarakat Kabupaten Jayapura, Distrik Muara Tami, hingga pengguna dari kabupaten lain, sehingga percepatan penanganannya sangat penting.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua, Robert Awi, memaparkan bahwa longsor terjadi pada 11 Desember 2025. Atas instruksi gubernur, pihaknya langsung menurunkan alat berat ke lokasi dengan target penyelesaian dalam dua hari.

“Hari ini masih ada beberapa potongan material yang harus dibersihkan oleh tim di lapangan. Setelah itu akan dilakukan penyemprotan untuk membersihkan sisa material dari badan jalan,” jelas Awi.

Ia berharap jalan sudah dapat digunakan kembali oleh masyarakat mulai esok hari. “Material longsor sebagian besar sudah dibersihkan. Yang paling penting adalah memastikan jalan bisa operasional dulu, sambil kami melakukan pembenahan lanjutan dan mempersiapkan anggaran untuk 2026,” tambahnya.

Awi juga melaporkan progres pekerjaan ruas jalan di depan Lapangan Tembak. Menurutnya, dari dua paket pekerjaan, satu sudah mencapai 100%, dan yang kedua telah mencapai 78% dan ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan.

Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, memberikan apresiasi kepada Komisi IV DPR Papua yang telah menerima pihaknya dan merespons cepat persoalan infrastruktur di Kota Jayapura.

“Setelah melihat langsung kondisi Ringroad, kami berharap jika terjadi hujan deras, perlu dilakukan penutupan sementara di titik-titik rawan longsor seperti di arah Hamadi dan Vihara. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan,” ungkap Yuli.

Ia menyambut baik respons cepat Pemerintah Provinsi Papua yang turun langsung menangani longsor di Ringroad serta mempercepat pengerjaan jalan rigid di depan Lapangan Tembak.

“Kami berharap sinergi seperti ini terus berjalan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tutupnya.