Kobakma,Teraspapua.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mamberamo Tengah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan menggelar kegiatan percepatan penanggulangan stunting melalui aksi konvergensi, Selasa (24/6/2025).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mamberamo Tengah, Itaman Thago, yang ditandai dengan pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya kegiatan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah dalam menurunkan angka stunting di wilayahnya. Ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap penyakit malaria yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di daerah tersebut.
“Penurunan angka stunting tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Harus ada kolaborasi dan kerja sama lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), karena ini adalah masalah bersama yang harus kita tangani demi mewujudkan target percepatan penurunan stunting,” ujarnya.

Wakil Bupati juga menyampaikan harapannya agar dukungan dari Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri dan UNICEF dapat memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menangani permasalahan stunting.
Sementara itu, Koordinator Substansi Kesehatan Dirjen Bina Bangda Kemendagri, Arifin Effendy Hutagalung, menyampaikan bahwa pihaknya hadir untuk mensosialisasikan kebijakan baru terkait pencegahan dan percepatan penurunan stunting, menyusul berakhirnya masa berlaku Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 pada tahun 2024.
“Kini kebijakan yang diterapkan berfokus pada aksi konvergensi, yang tidak hanya melibatkan pemerintah pusat dan provinsi, tetapi juga pemerintah kabupaten hingga tingkat kecamatan,” jelas Arifin.
Ia berharap melalui kegiatan ini, target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025 terkait percepatan penurunan stunting dapat tercapai, termasuk di Kabupaten Mamberamo Tengah.















