PAPUA  

Prof Hendry Nanlohy Apresiasi Dosen STAKPN Usai Sukses Bawa Papua Berprestasi di PESPARAWI Nasional XIV

Dosen STAKPN Sentani Bersama peserta Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026

Sentani, Teraspapua.com – Dosen Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Sentani kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 yang digelar di Manokwari, Papua Barat.

Melalui peran sebagai pelatih, para dosen STAKPN Sentani berhasil mengantarkan kontingen dari Provinsi Papua Selatan dan Provinsi Papua meraih sejumlah medali pada berbagai kategori perlombaan.

Salah satu dosen STAKPN Sentani, Cosye M. Sahureka, dipercaya sebagai pelatih utama Kontingen Provinsi Papua Selatan. Dalam menjalankan tugasnya, ia didampingi oleh Yustinus Pomadupessy sebagai asisten pelatih, bersama sejumlah pelatih lokal yang terlibat dalam proses pembinaan peserta.

Di bawah kepemimpinan tim pelatih tersebut, Kontingen Papua Selatan berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih empat medali. Rinciannya, tiga medali emas masing-masing pada kategori Solo Anak Usia 11–15 Tahun, Solo Remaja Putri, dan Paduan Suara Dewasa Campuran, serta satu medali perak pada kategori Musik Pop Gerejawi.

Prestasi serupa juga ditorehkan oleh dosen STAKPN Sentani lainnya, Cerry Fressly Nanuru, yang dipercaya sebagai pelatih kategori Solo Remaja Putri untuk Kontingen Provinsi Papua. Melalui pembinaan yang dilakukannya, kontingen tersebut berhasil meraih medali emas, menambah daftar capaian gemilang bagi STAKPN Sentani di ajang nasional tersebut.

Ketua STAKPN Sentani, Prof. Dr. Hendry Yoshua Nanlohy, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para dosen yang telah berkontribusi dalam mengharumkan nama daerah sekaligus institusi di tingkat nasional.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa peran dosen tidak hanya terbatas pada kegiatan akademik seperti pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan seni, khususnya musik gerejawi.

“Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa dosen STAKPN Sentani memiliki kompetensi yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga dalam pengembangan talenta seni musik gerejawi di tingkat nasional. Kami sangat bangga atas capaian ini,” ujar Hendry kepada Teraspapua.com, Kamis (2/7/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan para dosen dalam membina kontingen daerah menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika STAKPN Sentani untuk terus berkarya dan berprestasi.

“Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas diri, menghadirkan kontribusi terbaik bagi gereja, masyarakat, dan bangsa, serta memperkuat peran STAKPN Sentani sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia Kristen yang unggul dan berdaya saing,” tambahnya.

Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen STAKPN Sentani dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan seni musik gerejawi. Selain itu, capaian tersebut juga memperlihatkan potensi besar daerah Papua dalam melahirkan talenta-talenta unggul di bidang seni, khususnya dalam ajang Pesparawi yang menjadi barometer kualitas paduan suara gerejawi di Indonesia.

Ajang Pesparawi Nasional XIV sendiri menjadi momentum penting bagi daerah-daerah di Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaik dalam seni musik gerejawi, sekaligus mempererat persatuan dan kebersamaan antarumat Kristen di seluruh Nusantara.

(rck)