banner 325x300

Tak Ada Kekuatan yang Bisa Memecah Persatuan Pemuda Pegunungan Bintang, Siap Kawal Kemenangan BTM-CK

Frans Wasini menyerahkan sebuah noken, sebagai lambang suara rakyat Pegunungan Bintang yang telah “dibungkus”untuk BTM-CK. (foto Arche/Teraspapua.com)

Sentani, Teraspapua.com – Pemuda Pegunungan Bintang yang bermukim di Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, dan Kabupaten Keerom secara tegas menyatakan komitmen penuh untuk
memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano dan Constant Karma (BTM-CK), dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus 2025.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Pemuda Pegunungan Bintang, Frans Wasini, dalam acara pengukuhan Ikatan Keluarga Besar Pegunungan Bintang Provinsi Papua yang digelar di Pantai Howe, Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Sabtu (26/7/2025).

banner 325x300

Acara tersebut turut dihadiri oleh calon gubernur Benhur Tomi Mano dan wakilnya Constant Karma, serta masyarakat dari berbagai lapisan.

Dalam sambutanya, Frans menegaskan bahwa tidak ada kekuatan apa pun yang bisa memecah belah persatuan masyarakat Pegunungan Bintang di tanah Tabi-Saireri. Dengan semangat “Papua untuk satu, satu untuk Papua,” seluruh pemuda menyatakan siap bekerja dan menjaga suara untuk pasangan BTM-CK.

“Kami orang Pegunungan Bintang secara historis, peradaban, dan karakter sudah sama dengan orang Tabi. Maka kami ini adalah air yang mengalir di atas tanah Tabi, menyatu dan memberi kehidupan,” ujar Frans dengan semangat yang disambut tepuk tangan meriah.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa masyarakat Pegunungan Bintang adalah pribadi-pribadi yang lahir dari honai dan telah dibentuk oleh nilai-nilai luhur kehidupan pegunungan. Karena itu, mereka tidak datang dengan tangan kosong, melainkan membawa semangat dan karakter yang siap menyatu dan berkontribusi bagi tanah Tabi.

Ribuan pemuda dan masyarakat Pegubin memadati pantai Howe Sentani (foto Arche/Teraspapua.com)

“Kami punya cara berpikir dan karakter hidup yang kuat. Kami tidak datang sebagai orang luar bagi BTM dan CK, kami adalah bagian dari Bapak berdua. Kami percaya bahwa ketika Bapak dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Bapak akan mengangkat kami, menghapus air mata kami,” ucapnya dengan penuh harap.

Ia pun menyerukan kepada seluruh warga Pegunungan Bintang yang kini tinggal di tiga wilayah tersebut agar bersatu dan memastikan kemenangan BTM-CK pada PSU mendatang.

“Pastikan kita bungkus suara untuk BTM-CK di Kabupaten Jayapura, Keerom, dan Kota Jayapura. Ini bukan sekadar memilih, ini adalah perjuangan untuk masa depan kita bersama,” seru Frans.

Sebagai simbol dukungan dan tekad yang tak tergoyahkan, Frans Wasini menyerahkan sebuah noken, sebagai lambang suara rakyat Pegunungan Bintang yang telah “dibungkus” untuk BTM-CK.

Penyerahan noken tersebut menjadi simbol budaya dan politik yang kuat, menandakan komitmen masyarakat Pegunungan Bintang dalam perjuangan bersama pasangan yang mereka yakini sebagai anak adat sejati Tabi-Saireri.

Dengan bertambahnya dukungan dari kelompok pemuda dan keluarga besar Pegunungan Bintang, pasangan BTM-CK semakin memperkuat posisi mereka sebagai simbol pemersatu Papua dalam kontestasi PSU yang semakin dekat.

(har/rck)