Timika, Teraspapua.com – Papua Football Academy (PFA) kembali menggulirkan program pencarian bakat tahunan bertajuk PFA Cari Bakat 2026, yang akan menjangkau seluruh provinsi di Tanah Papua sepanjang Mei hingga Juni 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaring dan membina talenta muda sepak bola dari wilayah timur Indonesia.
Direktur Akademi PFA, Wolfgang Pikal, menyatakan bahwa program ini terbuka bagi anak-anak asli Papua kelahiran tahun 2013 atau yang berusia 13 tahun pada 2026. Dalam pelaksanaannya, tim PFA akan menyambangi enam provinsi, yakni Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan.
“Program ini bertujuan menjaring talenta muda terbaik dari berbagai daerah sekaligus membuka kesempatan bagi mereka untuk mengasah kemampuan di bawah bimbingan pelatih profesional dan berkompetisi di level yang lebih tinggi,” ujar Wolfgang, Senin (4/5/2026).
Ia menjelaskan, proses seleksi akan mempertimbangkan sejumlah kriteria, antara lain kelahiran tahun 2013, memiliki disiplin tinggi, motivasi kuat, kondisi fisik yang sehat, prestasi akademik yang baik, serta postur tubuh yang mendukung sebagai nilai tambah. Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan beasiswa penuh dan berkesempatan tinggal serta menempuh pendidikan sepak bola di markas PFA yang berlokasi di Mimika Sport Complex (MSC), Timika.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari pihak PT Freeport Indonesia (PTFI). Manager Sport Management, Sustainable Development Division PTFI, Janjai Adii, mengapresiasi langkah PFA yang secara proaktif mendatangi berbagai daerah untuk menemukan talenta muda sepak bola.
“Kami berharap PFA Cari Bakat bukan sekadar proses rekrutmen, tetapi juga menjadi perpanjangan tangan untuk menjangkau bakat-bakat sepak bola usia muda yang tersebar hingga pelosok Papua,” katanya.
Menurut Wolfgang, antusiasme terhadap program ini terus meningkat, baik dari kalangan pelatih maupun orang tua. Ia optimistis pelaksanaan seleksi di 19 kota dan kabupaten akan menghasilkan pemain-pemain potensial yang mampu bersaing di level lebih tinggi.
“Saya optimistis akan menemukan talenta kelahiran 2013 yang berpotensi. Terima kasih untuk semua pelatih dan orang tua. Good luck anak-anak! Mari mengukir prestasi bersama PFA. Dari Tanah Papua untuk Indonesia,” ujarnya.
Tahapan seleksi direncanakan berlangsung di stadion atau lapangan sepak bola yang telah ditentukan di masing-masing daerah. Informasi rinci terkait jadwal dan lokasi seleksi akan diumumkan melalui kanal resmi media sosial PFA @papuafootballacademy, serta melalui kerja sama dengan PSSI dan pemerintah daerah setempat.
Perlu diketahui, Papua Football Academy merupakan program pengembangan talenta muda sepak bola yang berfokus pada pembinaan jangka panjang, dengan pendekatan pendidikan terpadu antara olahraga dan akademik. Akademi ini diharapkan menjadi wadah lahirnya generasi pesepak bola Papua yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
(red)














