Hisfarma PD IAI Papua Gelar Workshop dan Raker

Jayapura,Teraspapua.com – Himpunan Farmasi Masyarakat (Hisfarma) PD Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Papua, gelar workshop dan rapat kerja (Raker). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horizon Ultima, mengangkat tema “Bersama apoteker profesional mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik”, Sabtu (14/10/2023).

Ketua IAI PD Papua, apt.Edward Sihotang menjelaskan, kegiatan seminar yang kita lakukan hari ini berbicara secara khusus sesuai dengan tempat praktek, maupun hal-hal yang bersifat farmasi komunitas contoh di apotek dan klinik.

“Harapannya, dengan himpunan seminar farmasi ini. Teman-teman sejawat yang jumlahnya cukup banyak anggotanya sekitar seratus ribu seratus orang se-Papua, dengan 63 persen itu adalah apoteker yang bekerja di apotek dan klinik. Sehingga dengan wadah ini mereka bisa melihat isu-isu yang sedang berkembang, untuk praktek mereka lebih berkompeten juga bisa lebih baik. Sehingga nanti masyarakat melihat wajah apoteker itu semakin baik,” terang Edwar.

Ketika ditanyai kontribusi Hisfarma untuk masyarakat Edwar mengatakan tentunya kontribusinya tentang ketahanan kesehatan. Jadi kalau di masyarakat mencari obat atau logistik kesehatan, terpikir pasti ke apotek atau mencari pelayanan pasti ke klinik selain di Puskesmas. sehingga harapan kita teman-teman ini menjadi sebagai supply terhadap ketahanan kesehatan yang ada di daerahnya.

“Selain dari sisi ekonomi, apotek dan klinik itu bukan bicara soal pelayanan saja, tapi juga di sisi bisnis. Jadi kontribusi bisnis terhadap pendapatan daerah juga ada, kontribusi pelayanan juga ada,” tandasnya.

Program yang akan dibahas dalam raker.

Edwar menegaskan dalam rapat kerja hari ini, saya minta teman-teman pengurus untuk fokus bagaimana pengembangan praktik Mandiri apoteker di tengah situasi ekonomi dan berkembangnya apotek waralaba bagaimana apoteker bisa sinergi.

“Kemudian poin yang kedua yakni kompetensi, bagaimana ketika mereka itu ada pendidikan berkelanjutan dan kesinambungan. Sehingga mereka bisa membangun kegiatan-kegiatan yang bisa mengembangkan di berbagai wilayah merata, dengan harapan satu tahu yang lain juga tahu, sehingga pelayanannya sama,” ujarnya.

Hal lain, lanjut kata Edwar pada poin ketiga kita juga akan bahas soal Kesejahteraan, dimana mereka akan bicarakan apa sih yang mereka harapkan dengan berpraktek di apotek dan klinik. Pastikan mereka ingin ada pendapatan yang baik, oleh karenya mereka harus bisa menyusun apa yang dikerjakan itulah yang akan dibayar. Jangan sampai ada pemikiran menuntut menuntut pendapatan yang tinggi tetapi item kewajibannya tidak banyak.

“Dan yang keempat, yaitu menjaga logistik tetap kuat. Nanti kita akan bahas dalam raker kali ini bagaimana harus mencegah obat-obat yang ilegal, jangan sampai masuk ke praktek kita, itu akan jadi masalah,” pungkas Edwar.

Sementara Kepala seksi farmasi Dinas Kesehatan Kota Jayapura, apt Lucky Borumei, mewakili pemerintah Kota Jayapura  berharap kehadiran Hisfarma menjadi pintu awal atau terdepan bagi masyarakat untuk peningkatan pelayanan kesehatan yang baik, tapi secara khusus pelayanan di kefarmasian.

Selain itu, Hisfarma di dalam komunitas apoteker agar lebih profesional, bagaimana masyarakat mendapatkan kualitas pelayanan kesehatan yang terbaik, tapi juga mendapatkan kualitas prodak dari pengelolaan yang terstandar oleh komunitas atau lebih tepatnya apoteker yang kompeten.