Jayapura,Teraspapua.com – Mencermati dinamika penunjukan Penjabat (Pj) Gubenur Papua seiring dengan akan berakhirnya masa jabatan Gubenur Papua Lukas Enembe,S IP.MH pada bulan September 2023 mendatang.
Menyusul penyerahan 3 nama bakal calon Pj.Gubernur Papua dari Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPR Papua) kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia pada Kamis.10 Agustus 2023 lalu.
Maka KKBAS di Tanah Papua dengan Ini menyampaikan Pernyataan Sikap bahwa KKBAS di Tanah Papua mendukung penuh Kebijakan dan Komitmen Presiden RI Ir.Joko Widodo untuk terus membangun Papua dalam seluruh aspek pembangunan termasuk didalamnya hal penunjukan Pj.Gubernur Papua selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah adalah harus Orang Asli Papua sebagai wujud dari implementasi semangat dan roh dari Undang — Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Undang — Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua yakni Pengakuan, Penghormatan, Pemberdayaan dan Perlindungan Hak — Hak Dasar Orang Asli Papua, ujar Ketua Kerukunan Keluarga Besar Ambai Serui (KKBAS) di Tanah Papua Lukson Wanggai, kepada awak media di Jayapura, Sabtu (12/8/2023).
Kemudian yang kedua, KKBAS di Tanah Papua memberikan apresiasi dan penghargaan kepada DPR Papua yang telah mengusulkan ibu Dr. Juliana J Waromi, SE M.Si sebagai salah satu calon Pj. Gubernur Papua. KKBAS di Tanah Papua berharap tetap mengawal tahapan dan proses penunjukkan Pj. Gubemur Papua dengan komitmen awal DPRP bahwa Pj. Gubemur Papua haruslah Orang Asli Papua dan menguasai persoalan Papua hari ini.
Pada poin ketiga lanjut kata Lukson, sebagai wujud Kesetaraan Gender di Papua maka KKBAS di Tanah Papua meminta Presiden RI Ir.Joko Widodo untuk mempertimbangkan Dr.Juliana J Waromi,SE.,M.Si sebagai salah satu sosok Birokrat Perempuan Papua yang memiliki pengalaman, dedikasi dan integritas yang tinggi dalam mendukung akselerasi penyelenggaraan roda pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di Provinsi Papua.














